8 Kiat Penting Jika Anda Menjual Rumah untuk Pertama Kalinya

5 min read

1131734_MMREL_8CrucialTips_v2_1200x628_090921First-Time Home Seller">

Tahun lalu, pada 2020, sebanyak 5,64 juta rumah bekas, artinya rumah yang sudah pernah dihuni pemilik sebelumnya, berbeda dengan rumah baru, yang dibangun untuk memenuhi permintaan pembeli, terjual di seluruh Amerika Serikat, menurut National Association of Realtors dalam laporan November 2020. Per 22 Juli 2021, kembali menurut NAR, pasar properti AS diperkirakan menutup tahun ini dengan total 5,86 juta penjualan rumah bekas.

Kendati Amerika Serikat masih salah menangani respons pandemi COVID-19 dan tetap menjadi terdepan di dunia dalam hal total kasus COVID-19 dan kasus per kapita, pasar properti justru tampak, kalau boleh dibilang, diuntungkan oleh pandemi.

Menjual Rumah untuk Pertama Kalinya?


Pandemi nyaris sepenuhnya mengguncang perekonomian AS, dan begitu pula perekonomian global secara luas. Sebagai contoh, harga mobil bekas naik sekitar 25% sejak pandemi dimulai pada pertengahan Maret 2020. Anomali ini merupakan akibat langsung dari produsen otomotif yang memangkas produksi tak lama setelah pandemi bermula satu setengah tahun lalu.

Hal serupa terjadi pada harga jual rumah bekas, yang juga melonjak tajam. Pada Juni 2020, misalnya, harga jual median rumah bekas di Amerika Serikat adalah $294.000. Sejak itu, menurut rilis terbaru dari Federal Reserve Bank of St. Louis, harga jual median rumah melonjak 23,5%, sampai ke $363.300 per Juni 2021.

Kiat Kami untuk Penjual Rumah Pertama Kali


Kami merangkum 8 kiat terbaik untuk menjual rumah pertama Anda tanpa merugi. Tanpa berlama-lama, inilah informasi yang Anda perlukan untuk membawa upaya penjualan rumah Anda ke tingkat berikutnya:

1. Biarkan Lebih Banyak Cahaya Masuk ke Rumah Anda


Ruang yang gelap dan suram membuat orang ikut merasa muram. Calon pembeli akan menilai rumah Anda lebih tinggi bila pencahayaannya tepat. Singkirkan gorden tebal, ganti bohlam yang sudah tua, dan bersihkan jendela yang kotor.

2. Jauhkan Hewan Peliharaan


Sekalipun calon pembeli memelihara hewan sendiri, banyak yang mengaitkan anjing, kucing, dan hewan peliharaan lain di dalam rumah dengan nilai properti yang lebih rendah.

3. Jangan Terlalu Banyak Berinvestasi pada Renovasi


Proyek perbaikan rumah bisa menaikkan nilai properti Anda. Namun bila berlebihan, biayanya cenderung melampaui tambahan nilai yang Anda peroleh.

4. Singkirkan Barang yang Terlalu Pribadi


Percaya atau tidak, pencari rumah tidak ingin melihat deretan foto keluarga dan benda-benda yang nilainya semata sentimental. Kemasi semua itu sebelum rumah Anda ditunjukkan kepada pembeli.

5. Sedang Merenovasi? Selesaikan Sebelum Rumah Dipasarkan


Tidak ada calon pembeli yang mau membeli rumah setengah jadi. Pemilik yang berencana menjual kerap meremehkan biaya material dan tenaga kerja untuk merampungkan proyek renovasi besar dari awal sampai akhir. Memperlihatkan rumah yang masih dalam pengerjaan adalah cara ampuh mendorong calon pembeli mencari rumah lain.

6. Jaga Rumah Selalu Siap Ditunjukkan


Siapa tahu? Satu calon pembeli yang Anda tolak karena rumah belum rapi bisa saja justru pembeli yang akhirnya membelinya, dengan tawaran di atas semua peminat lain. Pastikan rumah Anda selalu dalam kondisi siap ditunjukkan.

7. Kesan Pertama Menentukan Segalanya


Orang yang datang melihat rumah Anda akan menilainya sejak melintas di depan rumah, saat masuk ke jalur mobil, dan ketika berjalan menuju pintu. Buat tampilan luar rumah Anda semenarik mungkin agar kesan pertamanya sebaik mungkin.

8. Tunjukkan Ruang Penyimpanan Anda, Jangan Dibiarkan Penuh Sesak


Setiap calon pembeli menginginkan ruang penyimpanan yang lapang. Kosongkan lemari dan ruang serbaguna sebelum mengundang calon pembeli masuk. Sehebat apa pun daya bayang seseorang, tumpukan pakaian di lemari atau barang rongsok di gudang tetap tidak bisa ditutupi.

 

Jika Anda siap memanfaatkan pasar yang berpihak pada penjual ini dan menjual rumah Anda, hubungi kami di Manhattan Miami Real Estate dan kami akan dengan senang hati mendampingi Anda pada setiap tahap prosesnya.